Selasa, 19 Februari 2013
Enterprise dalam Basis Data
05.51
No comments
Kemudian DDL (Data Defeniton Language) menggambarkan data secara keseluruhan Operasi yang dapat
dijalankan adalah membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel,
menentukan struktur Lalu DDL mendefinisikan data apa saja yang akan di
simpan dalam basis data dan menentukan bagaimana tersebut berelasi
disimpan.
Stack
05.49
No comments
Stack atau tumpukan adalah suatu stuktur data yang penting
dalam pemrograman, bersifat LIFO (Last In First Out) dimana benda yang
terakhir masuk ke dalam stack akan menjadi benda pertama yang
dikeluarkan dari stack. Contohnya, karena kita menumpuk Compo di posisi
terakhir, maka Compo akan menjadi elemen teratas dalam tumpukan.
Sebaliknya, karena kita menumpuk Televisi pada saat pertama kali, maka
elemen Televisi menjadi elemen terbawah dari tumpukan. Dan jika kita
mengambil elemen dari tumpukan, maka secara otomatis akan terambil
elemen teratas, yaitu Compo juga.
Operasi-operasi/fungsi Stack
typedef struct STACK{
int top; // Jangkauan top=0 s/d n-1
char data[10][10];
//misalkan : data adalah array of string
//berjumlah 10 data, masing-masing string
//menampung maksimal 10 karakter
Deklarasi/buat variabel dari struct adalah STACK tumpuk;
Deklarasi MAX_STACK adalah #define MAX_STACK 10, yang perhitungannya dimulai dari 0 sampai dengan 9.
Inisialisasi Stack
Pada mulanya isi top dengan -1, karena array dalam C dimulai dari 0, yang berarti stack adalah kosong. Top adalah suatu variabel penanda dalam STACK yang menunjukkan elemen teratas Stack sekarang. Top Of Stack akan selalu bergerak hingga mencapai MAX of STACK sehingga menyebabkan stack penuh. Ilustrasi stack pada saat inisialisasi ditunjukkan pada gambar di bawah ini:
Fungsi isFull
Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh, maka dapat dilakukan dengan cara memeriksa top of stack, jika sudah sama dengan MAX_STACK-1 maka full, jika belum (masih lebih kecil dari MAX_STACK-1) maka belum full. Seperti ditunjukkan gambar di bawah ini:
Fungsi Push
Untuk memasukkan elemen ke stack, selalu menjadi elemen teratas stack. Tambah satu (increment) nilai top of stack terlebih dahulu setiap kali ada penambahan elemen stack, asalkan stack masih belum penuh, kemudian isikan nilai baru ke stack berdasarkan indeks top of stack setelah ditambah satu
Fungsi Pop
Untuk mengambil elemen teratas dari stack.Ambil dahulu nilai elemen teratas stack dengan mengakses top of stack, tampilkan nilai yang akan diambil terlebih dahulu, baru didecrement nilai top of stack sehingga jumlah elemen stack berkurang.

Sintaks program fungsi POP adalah:
Fungsi Print
Untuk menampilkan semua elemen-elemen stack. Dengan cara looping semua nilai array secara terbalik, karena kita harus mengakses dari indeks array tertinggi terlebih dahulu baru ke indeks yang kecil!

Sintaks program fungsi Print:
void TampilStack(){
for(int i=tumpuk.top;i>=0;i–) {
printf(“Data : %s\n”,tumpuk.data[i]);
}
}
Operasi-operasi/fungsi Stack
- Push (pengisian data) : digunakan untuk menambah item pada stack pada tumpukan paling atas
- Pop (pengeluaran data) : digunakan untuk mengambil item pada stack pada tumpukan paling atas
- Clear : digunakan untuk mengosongkan stack
- IsEmpty : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah kosong
- IsFull : fungsi yang digunakan untuk mengecek apakah stack sudah penuh. Jangkauan top=0 s/d n-1
- Mendefinisikan Stack dengan menggunakan struct
- Mendefinisikan MAX_STACK untuk maksimum isi stack
- Membuatlah variabel array data sebagai implementasi stack secara nyata
- Mendeklarasikan operasi-operasi/function di atas dan buat implemetasinya
typedef struct STACK{
int top; // Jangkauan top=0 s/d n-1
char data[10][10];
//misalkan : data adalah array of string
//berjumlah 10 data, masing-masing string
//menampung maksimal 10 karakter
Deklarasi/buat variabel dari struct adalah STACK tumpuk;
Deklarasi MAX_STACK adalah #define MAX_STACK 10, yang perhitungannya dimulai dari 0 sampai dengan 9.
Inisialisasi Stack
Pada mulanya isi top dengan -1, karena array dalam C dimulai dari 0, yang berarti stack adalah kosong. Top adalah suatu variabel penanda dalam STACK yang menunjukkan elemen teratas Stack sekarang. Top Of Stack akan selalu bergerak hingga mencapai MAX of STACK sehingga menyebabkan stack penuh. Ilustrasi stack pada saat inisialisasi ditunjukkan pada gambar di bawah ini:
Fungsi isFull
Untuk memeriksa apakah stack sudah penuh, maka dapat dilakukan dengan cara memeriksa top of stack, jika sudah sama dengan MAX_STACK-1 maka full, jika belum (masih lebih kecil dari MAX_STACK-1) maka belum full. Seperti ditunjukkan gambar di bawah ini:
Fungsi Push
Untuk memasukkan elemen ke stack, selalu menjadi elemen teratas stack. Tambah satu (increment) nilai top of stack terlebih dahulu setiap kali ada penambahan elemen stack, asalkan stack masih belum penuh, kemudian isikan nilai baru ke stack berdasarkan indeks top of stack setelah ditambah satu
Fungsi Pop
Untuk mengambil elemen teratas dari stack.Ambil dahulu nilai elemen teratas stack dengan mengakses top of stack, tampilkan nilai yang akan diambil terlebih dahulu, baru didecrement nilai top of stack sehingga jumlah elemen stack berkurang.
Sintaks program fungsi POP adalah:
Fungsi Print
Untuk menampilkan semua elemen-elemen stack. Dengan cara looping semua nilai array secara terbalik, karena kita harus mengakses dari indeks array tertinggi terlebih dahulu baru ke indeks yang kecil!
Sintaks program fungsi Print:
void TampilStack(){
for(int i=tumpuk.top;i>=0;i–) {
printf(“Data : %s\n”,tumpuk.data[i]);
}
}
Sort
05.49
No comments
Apa itu Sort ?
Sorting (Pengurutan)
adalah proses mengatur sekumpulan obyek menurut urutan atau susunan tertentu.
Urutan obyek tersebut dapat menaik atau menurun.
Apa keuntungan sort ?
Keuntungan Sorting
adalah :
1. Mempercepat pencarian
2. Mudah menentukan data maksimum dan minimum
1. Mempercepat pencarian
2. Mudah menentukan data maksimum dan minimum
Sorting terdiri dari
beberapa contoh :
1. Bubble Sort
2. Exchange Sort
3. Selection Sort
1. Bubble Sort
2. Exchange Sort
3. Selection Sort
4. Insertion Sort
5. Merge Sort
6. Quick Sort
- Bubble Sort :
Contoh Bubble Sort
: (Angka :
22 10 15 3 8 2)
›22 10 15 3 8 2
›10 22 15 3 8 2
›10 15 22 3 8 2
›10 15 3 22 8 2
›10 15 3 8 22 2
›10 15 3 8 2 22
Jadi angka 22
harus ditukar dengan angka yang ada dibelakangnya sampai pengulangan 6 kali
sesuai dengan jumlah angka yg ada. Angka 22 ditukar terus hingga terurut sesuai
keinginan, apakah Sorting menurut Ascending (2 3 8 10 15 22) atau Descending (22
15 10 8 3 2).
- Exchange Sort :
Melakukan
pembandingan antar data, dan melakukan pertukaran apabila urutan yang didapat
belum sesuai. Bisa dikatakan Bubble sort sama dengan Exchange Sort karena kedua
metode ini melakukan pertukaran berulang-ulang terhadap elemen data yang belum
diurutkan.
Contoh Exchange Sort : (Angka : 22 10 15 3 8 2)
›22 10 15 3 8 2
›10 22 15 3 8 2
›10 22 15 3 8 2
› 3 22 15 10 8 2
› 2 22 15 10 8 3
Jadi angka yang ada
diawal untuk ditukar akan menjadi pivot (urutan angka yg di blok). Pivot
akan terus berurutan hingga urutan angka tersusun sesuai Ascending (2 3 8 10 15
22) atau Descending (22 15 10 8 3 2).
- Selection Sort :
› Selection sort adalah
mencari elemen yang tepat untuk diletakkan di posisi yang telah diketahui, dan
meletakkannya di posisi tersebut setelah data tersebut ditemukan, Selection
Sort Membandingkan elemen yang sekarang dengan elemen yang berikutnya sampai
dengan elemen yang terakhir. Jika ditemukan elemen lain yang lebih kecil dari
elemen sekarang
maka dicatat posisinya dan kemudian ditukar.
maka dicatat posisinya dan kemudian ditukar.
Contoh Selection Sort : (Angka : 11 3 7 22 30 44)
›11 3 7 22 30 44
›3 11 7 22 30 44
›3 7 11 22 30 44
›3 7 11 22 30 44
›3 7 11 22 30 44
› 3 7 11 22 30 44
›
›
Pengurutan jenis ini
begitu simple karena ia langsung mengurutkan data dari angka pertama yaitu 11
dengan cara menukarkannya dengan angka yang seharusnya berada paling depan .
Ascending yaitu angka 3 atau Descending yaitu 22 sampai pengurutan itu selesai.
- Insertion Sort :
Pengurutan yang
dilakukan dengan cara membandingkan dengan data ke-2 sampai data terakhir. Jika
ditemukan data yang lebih kecil atau lebih besar maka data tersebut disisipkan
kedepan sesuai posisi yang seharusnya.
Contoh Insertion Sort
:
21 32 4 6
2 7 1
21 32 4 6 2 7 1
21 32 4 6 2 7 1
4 21 32 6 2 7 1
4 6 21 32
2 7 1
2 4 6 21
32 7 1
2 4 6 7
21 32 1
1 2 4 6 7
21 32
- Merge Sort :
Merupakan
proses pengurutan data yang menggunakan merging dua buah vector. Pada proses
merge sort, data dibuat sepasang-sepasang, yang terdiri dari dua elemen. Jika N
ganjil, maka ada satu vector yang terdiri dari 1 elemen. Lalu kemudian data
tersebut di merging sampai terurut.
Contoh Merge Sort : 


- Quick Sort :
Merupakan proses penyusunan elemen yang membandingkan suatu elemen (pivot) denan elemen yang lain, dan menyusunnya sedemikian rupa sehingga elemen –elemen lain yang lebih kecil dari pivot terletak disebelah kiri pivot. Dan elemen yang lebih besar dari pivot terletak disebelah kanan pivot. Dengan demikian akan terbentuk dua sublist, yang terletak disebelah kanan dan kiri pivot. Lalu pada sublist kiri dan kanan itu kita anggap sebuah list baru, dan kita kerjakan proses yang sama seperti yang sebelumnya. Demikian seterusnya sampai tidak terdapat sublist lagi.
Contoh Quick Sort :
Langganan:
Postingan (Atom)



